DPR RI Pimpin Rapat Satgas Pemulihan Pascabencana Aceh, Perkuat Sinergi Jelang Kunjungan Presiden

Foto : Istimewa

BATARA.INFO, Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana DPR RI yang dipimpin oleh Prof. Sufmi Dasco Ahmad memimpin rapat koordinasi bersama kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta BUMN untuk membahas percepatan penanganan dan pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh.

Rapat koordinasi tersebut menitikberatkan pada penguatan sinergi lintas sektor dalam fase pemulihan pascabencana, menyusul selesainya tahapan penanganan darurat yang telah dilaksanakan oleh TNI, Polri, pemerintah daerah, dan para relawan.

“Setelah penanganan bencana kemarin, kita menyadari bahwa teman-teman dari TNI, Polri, Pemda, serta relawan telah bekerja keras. Oleh karena itu, dalam tahap pemulihan pascabencana ini, kita perlu duduk bersama dan berkoordinasi untuk fokus pada hal-hal yang akan ditangani ke depan,” ujar Prof. Sufmi Dasco Ahmad saat memimpin rapat.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dari wilayah terdampak bencana, antara lain Gubernur Aceh, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Sumatera Barat, para wakil gubernur, serta bupati dan wakil bupati dari daerah yang mengalami dampak bencana cukup berat.
Turut hadir pula sejumlah menteri dan pejabat negara, di antaranya Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Perhubungan, Menteri Sosial dan Wakil Menteri Sosial, Menteri Keuangan, Wakil Kepala BNPB, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Kasatgas Darurat Jembatan, Utusan Khusus Presiden Bidang Kepemudaan, serta Direktur Utama PT Telkomsel dan Direktur Utama PLN.

Dalam rapat tersebut, Prof. Sufmi Dasco Ahmad menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, DPR RI, serta badan usaha milik negara (BUMN). Menurutnya, penyamaan persepsi dan fokus tindakan sangat diperlukan agar program pemulihan berjalan efektif, efisien, serta tidak menimbulkan tumpang tindih, khususnya dari sisi anggaran.
“Perlu adanya sinergi yang kuat antara kementerian dan lembaga, Pemda, DPR, serta BUMN untuk menyamakan persepsi dan memfokuskan langkah-langkah pemulihan agar efisien dari sisi anggaran dan tepat sasaran,” tegasnya.

Rapat koordinasi ini juga digelar menjelang rencana kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Provinsi Aceh pada Rabu (31/12/2025). DPR RI berharap, hasil koordinasi lintas sektor tersebut dapat menjadi dasar percepatan pemulihan pascabencana, sekaligus menjadi bahan penting dalam penyusunan anggaran tahun 2026.

Dalam kesempatan itu, Prof. Sufmi Dasco Ahmad mempersilakan Gubernur Aceh serta para kepala daerah dari wilayah terdampak berat untuk menyampaikan pandangan, kebutuhan, serta kondisi riil di lapangan secara langsung.

Selain itu, ia juga meminta seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk menyinkronkan program yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan. Sinkronisasi tersebut diharapkan dapat menuntaskan komunikasi yang selama ini dilakukan melalui telepon agar dapat segera direalisasikan secara konkret di lapangan.

Dengan koordinasi lintas sektor yang solid, DPR RI optimistis proses pemulihan pascabencana di Aceh dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan berkelanjutan demi kepentingan masyarakat terdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *