Diasumsikan Capai Lebih 700 Trilun Rupiah, Luhut Minta Cina Serius Bangun Kereta Api Cepat Jakarta – Surabaya

Batara.Info – Setelah Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) alias Whoosh yang menelan biaya 112 triliun rupiah dengan panjang 124 Km dari Halim (Jakarta) ke Padalarang (Kabupaten Bandung) sudah digunakan oleh masyarakat umum. dengan waktu hampir 7 tahun di era pemerintahan Presiden RI ke-7 Jokowi. proyek ini dibangun kerjasama antara kedua negara (Indonesia dan China) dan melibatkan perusahaan swasta kedua negara tersebut.

banner 336x280

Rencananya pemerintah akan membangun kereta api cepat rute Jakarta – Surabaya dengan jarak 800 Km. Tentu biayanya bisa lebih besar dari Halim – Padalarang.

Untuk pembangunan kereta api cepat rute ke dua ini. Menko Kemaritimin dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan meminta China segera mewujudkannya.

Bahkan mertua dari KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mendesak China agar serius membantu kereta api cepat Jakarta – Surabaya.

Namun, bila dikaitkan dengan kunjungan Menhan Prabowo Subianto yang juga Presiden terpilih ke 8 ke China atas undangan Presiden Xi Jinping pada akhir Maret 2024 – awal April 2024, dan kunjungan Menteri Pertahanan Cina Admiral Dong Jun ke Jakarta betemu Menhan Prabowo pada pertengan April 2024, mungkin bisa diindikasikan rencana pembangunan Indonesia selain militer, juga salah satunya (mudah-mudahan) kereta api cepat Jakarta -Surabaya ikut dibahas.

Menhan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto yang juga presiden terpilih ke -8 (20 Oktober 2024 – 20 Oktober 2029) diundang ke China oleh Presiden Xi Jinping, pada akhir Maret 2024- awal April 2024.

Semoga pembicaraan kedua negara itu akan diwujudkan setelah Prabowo dilantik pada 20 Oktober 2024 sebagai Presiden RI ke -8 (20224 -2029).

Semua langkah itu bisa saja terjadi. Jadi apa yang mungkin dicemaskan oleh Menko Marves era Jokowi ini hanya soal waktu saja.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *