
BATARA.INFO, Jakarta — Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-17 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta.

Kehadiran Dasco dalam rapat tersebut turut ia sampaikan melalui media sosial resminya, dengan menegaskan pentingnya agenda-agenda strategis yang dibahas dalam sidang kali ini.
Agenda Strategis Paripurna
Rapat Paripurna kali ini mengangkat sejumlah agenda penting yang menjadi sorotan publik dan media, antara lain:
1. Penyampaian Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2025 beserta Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh BPK RI;
2. Pengambilan keputusan terhadap RUU tentang Perlindungan Saksi dan Korban;
3. Pengambilan keputusan terhadap RUU tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT);
4. Pidato Ketua DPR RI dalam rangka penutupan Masa Persidangan IV.
Menurut pengamatan berbagai kalangan, penyampaian laporan dari BPK menjadi salah satu poin krusial karena mencerminkan kondisi tata kelola keuangan negara, sekaligus menjadi dasar evaluasi bagi pemerintah dan DPR dalam meningkatkan akuntabilitas publik.
Sorotan Publik: RUU Perlindungan Saksi dan PRT
Dua RUU yang dibahas dalam tahap pengambilan keputusan, yakni RUU Perlindungan Saksi dan Korban serta RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, menjadi perhatian luas masyarakat.
RUU Perlindungan Saksi dan Korban dinilai penting untuk memperkuat sistem hukum dan keberanian masyarakat dalam melaporkan tindak pidana tanpa rasa takut.
Sementara itu, RUU Perlindungan PRT telah lama dinantikan sebagai bentuk pengakuan negara terhadap hak-hak pekerja domestik yang selama ini rentan terhadap eksploitasi.
Sejumlah pengamat politik dan aktivis menilai bahwa pengesahan RUU PRT akan menjadi tonggak sejarah dalam perlindungan tenaga kerja informal di Indonesia.
Opini Media: Momentum Reformasi Legislasi
Media nasional menyoroti rapat paripurna ini sebagai momentum penting bagi DPR dalam menunjukkan komitmen terhadap reformasi legislasi yang pro-rakyat. Terlebih menjelang penutupan masa sidang, publik berharap DPR dapat menuntaskan sejumlah regulasi yang berdampak langsung pada masyarakat.
Langkah DPR dalam membahas dan mengambil keputusan terhadap RUU-RUU strategis tersebut dinilai sebagai indikator keseriusan lembaga legislatif dalam merespons aspirasi publik.
Penutup: Semangat Kebangsaan
Menutup keterangannya, Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan semangat kebangsaan dengan seruan, “Salam Indonesia Raya!”, yang mencerminkan optimisme terhadap kerja-kerja legislatif demi kepentingan bangsa dan negara.
Rapat Paripurna ini sekaligus menjadi penutup Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025–2026, dengan harapan hasil-hasilnya dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
