HUT ke – 80 PWKI, Ketum Pdt.Deety B T Liow – Mambo, S.Th : Munas ke – 21, Crisis Center dan Milenial

Kedua dari kanan (kerudung) Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Arifatul Choiri Fauzi, dan Ketum DPP PWKI Pdt.Deety B T Liow Mambo, S.Th bersama pengurus di HUT ke -80 PWKI dan HUT Ketum ke-64, hotel Kebayoran Park, kawasan Ulujami, Jakarta Selatan, Sabtu siang (28/2/2026).

Foto : Humas DPP PWKI

BATARA.INFO, Jakarta – Perempuan dan anak kerap menjadi korban. Sebut saja, terjadinya bencana alam dan bencana sosial.Supaya korban itu bisa melewati masa kesulitan, maka Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) bersama ormas perempuan lintas agama bahu membahu serta berada bersama mereka, tegas Ketum DPP PWKI Pdt.Deety B T Liow Mambo, S.Th didampingi Sekum, Erni Irene Meity Lengkoan dan Ketua Panitia HUT ke – 80 PWKI kepada wartawan di Hotel Kebayoran Park Kawasan Ulujami, Jakarta Selatan, Sabtu sore (28/2/2026).

Ki ke ka ; Ketum DPP PWKI, Pdt.Deety B T Liow – Mambo, S.Th memberikan cenderamata kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Arifatul Choiri Fauzi, Hotel Kebayoran Park, kawasan Ulujami, Jaksel, Sabtu siang (28/2/2026).

Terkait hal tersebut, kata Pdt.Deety B T Liow – Mambo, S.Th, dengan adanya crisis center PWKI dapat memberikan sumbangsih terbaik berupa pelayanan kasih kemanusiaan yang terbaik dengan hasil optimal supaya masyarakat yang berada di tengah kesulitan, tidak berjuang sendiri, tetapi ada bersama seluruh organisasi lintas agama perempuan Indonesia, tuturnya.

Selain itu, kami (baca : PWKI) turut bekerja sama mendampingi korban untuk melewati masa-masa sulit bersama, ungkap Pdt.Deety B T Liow – Mambo, S.Th yang di HUT ke -80 PWKI juga ber ulang tahun ke 64.

Hal kedua di acara HUT PWKI ini, Pdt Deety menekankan juga tentang Munas ke-21 PWKi yang rencananya diadakan di Jayapura 2027, bahwa Munas selain prosesi peralihan kepemimpinan PWKI sekarang (hasil Munas ke 20) harus berjalan dengan baik dan tertib pada Munas ke21 nanti, tandasnya. Sehingga hasil Munas nanti PWKI bersama dengan DPD, DPC PAC untuk menata ke depan, agar PWKI dengan harapan lebih maju lagi, lebih tangguh lagi, lebih kuat lagi, tetapi visi pelayanan kuat mengakar supaya benar, karena kita sudah berjanji untuk melayani Tuhan. Dan, itulah yang harus kita perjuangkan dengan sekuat tenaga dan sekuat daya, harapnya.

Sementara hal ketiga yang disampaikan ketum DPP PWKI, khusus milenial. PWKI ke depan akan memunculkan kepemimpinan muda kristiani Indonesia bukan saja untuk estafet kepemimpinan selanjutnya tetapi untuk merangkul generasi demi generasi yang tumbuh sesuai dengan potensi pengalaman milenial yang bisa memberikan sumbangsih sebagai generasi muda kristiani Indonesia bagi pembangunan bangsa dan negara, ujarnya.

Lanjutnya di HUT ke -80 PWKI ini, merupakan momentum agar PWKI tetap dan terus menjadi garam dan terang dunia yang Tuhan perintahkan.

Hal terbesar di HUT ini, Tuhan selalu memimpin, menjaga dan berkenan dengan seluruh dinamika. Sehingga boleh tiba di usia ke-80 sangat berbahagia dengan segala dinamika organisasinya, sehingga boleh tiba pada usia yang ke -80 tahun, dan kami sangat berbahagia karena ulang tahun DPP PWKI ke-80 ini, dihadiri oleh pengurus DPP, DPD, PAC yang diwakili utusan-utusan dari 27 provinsi, Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia. Dan, dari 27 Provinsi aktif, kami juga berencana. akan mendirikan DPD baru dan merangkul DPD yang belum beraktifitas. Namun, sebagai wanita Indonesia akan memberikan sumbangsih terbaik bagi masyarakat dengan kasih dan pelayanan yang sungguh dari hati.

Adapun acara HUT ke-80 PWKI ini dihadiri dan memberi materi ; Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Arifatul Choiri Fauzi,

Wemenkes dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, Wamen PPPA, Veronica Tan, dan Sekum PGI Pdt. Darwin Darmawan juga dihadiri Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) dan Sekda Papua

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *