Di Perayaan Natal Nasional 2025, Ketua Umum Panitia Ara Sirait :  Pesan Presiden Gelar Secara Sederhana, Berdampak dan Terbuka

Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait.

Foto : Margianto

BATARA.INFO, Jakarta – Empat (4) bulan lalu, tepatnya sebelum terjadi bencana alam di  Sumatera, Presiden Prabowo Subianto sudah  berpesan serta mengingatkan kepada panitia natal nasional 2025  untuk menggelar acara secara sederhana, tutur Ketua Umum (Ketum) Panitia Natal Nasional 2025 Maruarar Sirait biasa disapa Ara dalam sambutannya di acara perayaan natal nasional 2025, Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026) malam.

Terbukti, sebelum acara perayaan natal, panitia sudah melakukan kegiatan sosial berupa sumbangan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumut, Sumbar, dan korban gunung merapi di Jawa Tengah. Selain itu juga, memberikan bantuan kepada anak yatim piatu, kaum disabilitas, koster gereja, bantuan beasiswa pendidikan serta paket sembako, mobil ambulans. Sumbangan yang diberikan kepada saudara-saudara kita tersebut kata Ara, selain dari kaum Kristen dan Katolik, juga ada sumbangan dari kaum muslim dan Budha.

Bahkan di acara perayaan natal ini, panitia selain melibatkan penyanyi gereja, pohon natal dan  makanannya berasal  UMKM termasuk yang disuguhkan kepada bapak Presiden, Wapres dan para menteri, ungkapnya.
Yang jelas dan pasti, semua sumbangan yang terkumpul disampaikan secara terbuka dan betul-betul diberikan kepada mereka yang berhak menerimanya, tegas Ara.

Hadir di acara perayaan natal nasional 2025, Presiden Prabowo Subianto, Wapres Gibran Rakabuming Raka, menteri dan wakil menteri kabinet merah putih,  Panglima TNI; Kapolri, KSAD, KSAL, KSAU, utusan khusus presiden bidang iklim dan energi, Hashim Djojohadikusumo, pengusaha James Riady, Ketum PGI, KWI, Ketum GBI, 8 aras gereja, tamu kehormatan kristen dan katolik, masing- masing 500 orang : Disabilitas, anak yatim piatu, koster gereja, guru sekolah minggu dan guru pendidikan agama.

Adapun khotbah di perayaan natal ini disampaikan Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Pdt. Dr. Jason Joram Balompapueng dengan tema Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, diambil dari Matius 1:21-24. Tema ini menekankan kehadiran Tuhan dalam kehidupan keluarga sebagai tempat pemulihan dan pertumbuhan, serta mengajak umat untuk mewujudkan kasih dan persaudaraan di tengah tantangan modern seperti krisis ekonomi dan kesehatan mental. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *