Foto : Istimewa
BATARA.INFO, Bandung Barat – Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertindak sebagai inspektur dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer yang digelar Minggu pagi. Upacara ini menjadi momentum penting konsolidasi kekuatan pertahanan negara dengan dihadiri jajaran pimpinan tinggi TNI–Polri serta pejabat pemerintahan.
Rangkaian Agenda Strategis
Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 08.55 WIB, disambut oleh Panglima TNI dan pejabat tinggi militer. Sejumlah agenda penting dilakukan, di antaranya:
Pelantikan Wakil Panglima TNI Letjen TNI Tandyo Budi Revita
Pengukuhan komandan matra elite (Kopassus, Korps Marinir, Kopasgat)
Penganugerahan Jenderal Kehormatan kepada lima purnawirawan
Pemberian Bintang Sakti kepada prajurit berprestasi
Peresmian struktur baru TNI: enam Kodam, 20 Brigade, dan 100 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan
Demonstrasi operasi gabungan tiga matra TNI, aksi udara, kendaraan taktis, hingga defile pasukan
Pesan Presiden untuk Prajurit
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan kembali jati diri TNI sebagai tentara rakyat.
“Kita adalah tentara rakyat, kita lahir dari rakyat, kita siap mati untuk rakyat kita. Itulah TNI.”
Ia juga mengingatkan para komandan untuk memimpin dengan disiplin tanpa kekejaman:
“Latih keras anak buahmu, tapi tidak dengan kekejaman. Bina anak buahmu sebaik-baiknya.”
Selain itu, Prabowo menekankan pentingnya kesadaran sejarah bagi setiap prajurit:
“Bangsa kita, nusantara kita, ratusan tahun diganggu, ratusan tahun diinvasi, ratusan tahun dijajah. Jangan pernah lupa sejarahmu.”
Makna Upacara
Upacara ini tidak hanya menjadi ajang formalitas, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat pertahanan nasional, modernisasi organisasi TNI, dan menanamkan kembali nilai perjuangan kepada generasi prajurit muda.