Foto : Tangkapan layar youtube.
BATARA.INFO, Jakarta – Untuk meraih predikat naik kelas.Apalagi bagi dunia kampus, perlu semangat kerja keras dan terus berinovasi serta berkreativitas, dan hasilnya pasti didapat.

Itulah yang dilakukan Universitas Bung Karno (UBK), sejak didirikannya 26 tahun lalu dari hanya beberapa fakultas, sampai di tahun 2018 ada program pasca sarjana. Bahkan di wisuda program sarjana ke-23 dan program pasca sarjana ke-7 serta Dies Natalis ke-26 ini berhasil memperoleh akredetasi baik sekali, ucap Rektor UBK, Dr. Ir. Sri Mumpuni Ngesti Rahaju M.Si
Yang dituangkan dalam peraturan Menteri Pendidikan Tinggi dan teknologi RI Nomot 39 tahun 2025, yaitu tentang penjaminan mutu pendidikan tinggi, bahwa standar pendidikan tinggi adalah satuan yang meliputi standar nasional yang meliputi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2025).

Alhamdulilah UBK berhasil memperoleh hasil akreditasi baik sekali yang sebelumnya B setelah melalui proses instrumen suplemen konversi yang diumumkan Badan Akreditasi Nasional tadi malam, jam 21.00 WIB Selasa (25/11/2025).
UBK yang di acara dies natalis ke-26 mengusung tema dengan tema menjaga api perjuangan Bung Karno, maka lulusan berjas merah berlokasi di jalan pegangsaan Timur dan jalan Kimia, Jakarta Pusat siap membangun Indonesia Raya, secara progresif menerapkan konsep kurikulum berdampak kurikulum berdampak adalah pendekatan pembelajaran di perguruan tinggi yang berorientasi pada hasil nyata dan relevansi sosial untuk menghasilkan lulusan yang kompetitif mampu menyelesaikan masalah nyata serta berkontribusi pada masyarakat pendekatan ini menekankan kolaborasi antara dosen, mahasiswa, industri dan masyarakat untuk menyelaraskan pendidikan dengan kebutuhan dunia nyata melalui proyek-proyek praktis magang dan pengabdian masyarakat pada tahun akademik 2024/2025 UBK telah melakukan yudisium program studi S1 maupun program studi S2 yang pada tanggal 26 November 2025 dilakukan ada wisuda program sarjana ke- 23 dan wisuda program magister Mas akan diwisuda 507 sarjana dan magister ke-7, dari 12 program studi di 5 Fakultas dan 1 Fakultas Magister. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik 61, Hukum 161, Ekonimi dan Bisnis 100, Teknik 57, Ilmu Komputer 67, dan Magister 55. UBK kata Rektor telah membekali secara akademik sebagai batu pijakan untuk meraih, untuk itu jaga nama baik UBK, sebab saudara adalah lulusan UBK yang menyandang nama besar sang proklamator Presiden Pertama Ir.Soekarno di pundak saudara, bukan hanya gelar akademik yang disematkan, tetapi juga dititipkan amanah sejarah untuk menjaga api semangat bung karno agar tak pernah padam.
Api semangat itu adalah semangat berpikir maju, berani berinovasi dan pantang menyerah untuk menghadapi tantangan. Api yang membara untuk membangun bangsa yang berdaulat, berdikari dan berkepribadian dalam kebudayaan.
Bawalah semangat api perjuangan Bung Karno itu kemana saudara pergi, karena dunia menunggu terangnya.
Yang jelas dan pasti UBK terus mengimplementasikan ilmu amaliah, dan amal ilmiah, tandasnya.
Selain dihadiri Presiden ke-5 RI, Prof.Dr.(H.C) Megawati Soekarnoputeri juga dihadiri Guruh Soekarnoputera, Sukmawati Soekarnoputeri, Putih Guntur Soekarnoputeri, keluarga besar Bung Hatta; Prof.Meutia Hatta dan Dr.Halida Hatta, tokoh senior Opung Panda Nababan, Once Mekel penyanyi eks grup Dewa yang juga anggota DPR RI, Putra Nababan, Guntur Romli, Hakim MK, Arief Hidayat, Walikota Pangkal Pinang.
