
BATARA.info, Jakarta, 05 Mei 2026 — Penguatan kualitas kepemimpinan menjadi kunci dalam menciptakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sehat, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Hal ini ditegaskan oleh Rosan Roeslani melalui inisiatif CEO Development Program yang diinisiasi oleh Danantara Indonesia.
Program ini difokuskan pada penguatan human capital, khususnya di level pimpinan, agar setiap CEO BUMN mampu menjalankan amanah dengan standar tinggi serta mendorong transformasi perusahaan secara berkelanjutan.
Dalam pernyataannya melalui kanal media sosial, Rosan menekankan pentingnya nilai dasar dalam kepemimpinan.
“Integritas adalah fondasi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil oleh pimpinan BUMN harus berorientasi pada kepentingan publik.
“Keputusan harus berpihak pada rakyat,” tegas Rosan.
Selain itu, dalam konten yang sama, Rosan turut menyoroti pentingnya keselarasan standar kepemimpinan di seluruh BUMN.
“Dengan standar yang sama, BUMN akan menjadi lebih kuat, lebih adaptif, dan memberikan dampak maksimal bagi bangsa.”
CEO Development Program ini dirancang untuk memastikan para pemimpin BUMN tidak hanya unggul dalam aspek bisnis, tetapi juga memiliki visi kebangsaan dan tanggung jawab sosial yang kuat.
Danantara melihat bahwa keberhasilan transformasi BUMN sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan yang mampu menghadapi dinamika global sekaligus menjawab kebutuhan domestik.
Melalui pendekatan ini, diharapkan BUMN dapat terus memperkuat perannya sebagai motor penggerak ekonomi nasional, sekaligus menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
