Penulis: Gembong Wiroyudo
Infografis: diolah AI
BATARA.INFO, Jakarta —Kontingen Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang ASEAN Para Games 2026 yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand. Tim Merah Putih tidak hanya sukses finis di papan atas klasemen, tetapi juga melampaui target perolehan medali yang telah ditetapkan sebelumnya.
Hingga penutupan ajang pada 26 Januari 2026, Indonesia berhasil mengoleksi 393 medali, terdiri dari 135 emas, 144 perak, dan 114 perunggu, sekaligus menempatkan Indonesia di peringkat kedua klasemen akhir, tepat di bawah tuan rumah Thailand.
Capaian ini menjadi bukti konkret kemajuan pembinaan olahraga disabilitas nasional, sekaligus mempertegas komitmen Indonesia dalam mewujudkan kesetaraan penyandang disabilitas, yang sejalan dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Reda Manthovani, menyampaikan apresiasi tinggi atas perjuangan para atlet yang dinilai tampil konsisten, disiplin, dan penuh semangat juang sepanjang kompetisi.
“Prestasi ini melampaui target yang kami tetapkan. Ini adalah bukti bahwa atlet disabilitas Indonesia memiliki kualitas, dedikasi, dan daya saing yang setara. Mereka bukan hanya berjuang untuk medali, tetapi juga membawa pesan penting tentang kesetaraan dalam pembangunan bangsa,” ujar Reda Manthovani.
Reda menegaskan, keberhasilan di ASEAN Para Games 2026 tidak dapat dilepaskan dari dukungan kebijakan pemerintah yang semakin inklusif, termasuk penguatan peran penyandang disabilitas dalam berbagai sektor kehidupan nasional.
Ia menilai, semangat yang ditunjukkan para atlet sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya dalam misi membangun sumber daya manusia unggul, berkeadilan, dan inklusif, tanpa diskriminasi terhadap kondisi fisik maupun sosial.
“Kesetaraan disabilitas bukan sekadar slogan. Ini adalah bagian dari arah pembangunan nasional. Atlet-atlet ini membuktikan bahwa penyandang disabilitas memiliki peran yang sama, kapasitas yang sama, dan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia,” tegasnya.
Lebih dari sekadar ajang olahraga, ASEAN Para Games menjadi ruang strategis untuk menunjukkan bahwa penyandang disabilitas adalah bagian utuh dari pembangunan nasional, baik dalam bidang prestasi, ekonomi, sosial, maupun penguatan karakter bangsa.
NPC Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembinaan atlet disabilitas secara berkelanjutan, sekaligus mendorong lahirnya kebijakan publik yang selaras dengan semangat Asta Cita, agar prestasi di panggung internasional berbanding lurus dengan peningkatan kualitas hidup penyandang disabilitas di Tanah Air.
Dengan capaian gemilang di Thailand, Indonesia tidak hanya membawa pulang ratusan medali, tetapi juga memperkuat pesan bahwa Indonesia maju adalah Indonesia yang inklusif, adil, dan memberi ruang setara bagi seluruh warganya.
