Dies Natalis ke -26 UBK, KLLPT Wilayah 3  Jakarta, Dr. Henri : Lulusannya Harus Berdampak, Pembawa Solusi dan Punya Nilai Tambah

Foto : Tangkapan Layar Youtube

BATARA.INFO, Jakarta – Resmi menyandang gelar akademik. Dimana gelar yang di dapat tersebut adalah bentuk pengakuan kompetensi yang sah dan terhormat. Namun, perlu disadari bahwa itu  bukankah garis akhir dari perjuangan saudara. Melainkan sebuah gerbang pembuka menuju samudra kehidupan yang sesungguhnya, tutur Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan S.E.MA biasa disapa Henri dalam sambutannya dihadapan 507 lulusan, terdiri dari 452 sarjana ; Fakultas Ilmu Sosial dan Politik 61, Hukum 161, Ekonomi dan Bisnis 100, Teknik 57, Ilmu Komputer 67, dan Magister 55, dan 55 magister, meliputi 12 program studi di 5 Fakultas dan 1 Fakultas Magister.

Masih kata Henri, saudara akan melangkah masuk ke dalam landscape ekonomi global yang sedang mengalami transformasi luar biasa cepat di era digital teknologi yang memiliki mental dan intelektual.

“Karena itu, kesan pertama dan utama yang ingin saya tekankan adalah pentingnya menanamkan mental, skill dan kepribadian yang mampu bersaing secara kompetitif.

Pasalnya, ijazah yang saudara genggam hari ini, itu hanyalah lisensi untuk memulai, bukan lisensi untuk berhenti belajar ilmu,” jelasnya.
Sebab, yang saudara pelajari di bangku kuliah,  adalah pondasi, namun relevansi saudara di masa depan akan sangat ditentukan oleh kemampuan untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan berkreativitas.

Henri menegaskan, bahwa peristiwa ini bukan sekedar seremoni pemindahan, melainkan juga sebuah manifestasi dari keberhasilan institusi kampus,  yaitu UBK dalam menjalankan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus juga penanda lahirnya generasi baru yang siap berkiprah di tengah masyarakat.

Jangan pernah merasa cukup dengan pengetahuan yang anda miliki saat ini jangan pernah berhenti belajar sebab, ketika saudara berhenti belajar, maka semuanya akan menjadi ketinggalan nantinya.

Yang dalam konteks pembangunan nasional pemerintah melalui kementerian pendidikan tinggi menaruh harapan besar agar perguruan tinggi tidak menjadi menara gading yang berjarak dari realitas sosial.

Ekosistem pendidikan yang melahirkan lulusan dengan semangat sains dan teknologi berdampak, kampus berdampak. Artinya kehadiran saudara sebagai alumni  UBK, haruslah membawa solusi dan nilai tambah yang nyata. Saudara dituntut untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, melainkan  juga harus berani menciptakan lapangan pekerjaan, tandasnya.

Wisuda UBK kali ini dihadiri Presiden ke-5, Megawati Soekarnoputri sekaligus menyampaikan orasi ilmiahnya, Guruh Soekarnoputera, Sukmawati Soekarnoputeri, Putih Guntur Soekarnoputeri, keluarga besar Bung Hatta; Prof.Meutia Hatta dan Dr.Halida Hatta, tokoh senior Opung Panda Nababan, Once Mekel penyanyi eks grup Dewa yang juga  anggota DPR RI, Putra Nababan, Guntur Romli, Hakim MK, Arief Hidayat, Walikota Pangkal Pinang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *