Foto : Istimewa
BATARA.INFO, Jakarta– Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin memberikan dukungan penuh sekaligus motivasi langsung kepada Kontingen Indonesia yang akan berlaga pada ASEAN Para Games ke-33 Tahun 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand.
Dukungan tersebut disampaikan saat menerima Chef de Mission (CdM), jajaran NPC Indonesia, serta perwakilan atlet di Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta.
Dalam arahannya, Jaksa Agung menegaskan bahwa para atlet membawa amanah besar untuk menjaga kehormatan dan nama baik bangsa Indonesia di kancah internasional.
“Berangkatlah demi nama baik Indonesia. Yakinlah, kebesaran selalu ada di antara kita,” pesan ST Burhanuddin kepada para atlet dan ofisial.
ASEAN Para Games 2025 akan digelar pada 20–26 Januari 2026, diikuti oleh negara-negara Asia Tenggara. Indonesia menurunkan 290 atlet yang akan bertanding di 18 cabang olahraga, dengan target menembus peringkat tiga besar klasemen akhir.
Peran Reda Manthovani di NPC Indonesia dan ASEAN Para Games
Dalam kesempatan tersebut, hadir Reda Manthovani yang memiliki peran strategis dalam keikutsertaan Indonesia di ajang ASEAN Para Games. Reda Manthovani dipercaya sebagai Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, sekaligus merupakan bagian dari pimpinan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia yang bertanggung jawab atas pembinaan, kesiapan atlet, serta koordinasi teknis dan nonteknis kontingen nasional.
Sebagai CdM, Reda Manthovani berperan memastikan kesiapan atlet secara menyeluruh, mulai dari aspek teknis pertandingan, kesehatan, logistik, hingga penguatan mental dan nasionalisme atlet selama mengikuti kompetisi internasional.
Ia menegaskan bahwa partisipasi Indonesia di ASEAN Para Games bukan hanya soal prestasi, tetapi juga tentang martabat bangsa dan semangat inklusivitas olahraga nasional.
Target Prestasi dan Dukungan Nasional
Dengan dukungan penuh dari pemerintah, lembaga negara, serta masyarakat Indonesia, Kontingen Merah Putih diharapkan mampu tampil optimal dan mengulang bahkan melampaui capaian prestasi pada ajang sebelumnya.
Doa dan dukungan seluruh rakyat Indonesia menjadi energi tambahan bagi para atlet disabilitas nasional untuk terus berjuang, berprestasi, dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat Asia Tenggara.
Indonesia siap berjuang. Indonesia siap berprestasi.
