Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting Lewat Gebyar Posyandu

Berita dan Foto : Humas Bogasari

BATARA.INFO, Jakarta – Sebagai upaya dalam mencegah dan menurunkan angka stunting di Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, PT Indofood Sukses Makmur Tbk melalui dua anak usahanya Bogasari dan Indofood Nutrition menggelar Gebyar Posyandu, Kamis {17/9/2026}.

Gebyar Posyandu ini melibatkan 200 balita dari 28 Posyandu di Kelurahan Lagoa, dengan tujuan untuk memperkuat edukasi gizi, mencegah stunting, sekaligus mendeteksi masalah kesehatan anak sejak dini.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat edukasi gizi, mencegah stunting, sekaligus mendeteksi masalah kesehatan anak sejak dini. Kami berharap masyarakat semakin aktif datang ke Posyandu, angka stunting dapat ditekan, dan orang tua semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi serta pola asuh dalam mendukung tumbuh kembang anak, ujar Yuyun Wahyudi dalam siaran pers dibagikan kepada wartawan, Jakarta Utara, Jumat {18/9/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial dan lingkungan ini adalah wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional. Gebyar Posyandu di Kelurahan Lagoa kali ini merupakan yang ketiga kalinya dan disambut antusias oleh anak-anak dan kaum ibu.

Secara terpisah, Anwar, Vice President Human Resources Divisi Bogasari menegaskan bahwa Gebyar Posyandu sudah dijalankan Bogasari sejak tahun 2017 sebagai bagian dari edukasi untuk mencegah stunting dan kasus balita Bawah Garis Merah (BGM).

Masih banyak kegiatan pembinaan posyandu yang dilakukan Bogasari secara rutin, termasuk pelatihan kewirausahaan melalui pengolahan makanan dan budidaya tanaman hidroponik dalam upaya membangun posyandu mandiri.

Khusus dalam Gebyar Posyandu 2026 ini, berbagai kegiatan interaktif kali ini melibatkan ratusan puluhan ibu dan ratusan anak. Kelompok ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mengikuti lomba pembuatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Kegiatan ini menjadi sarana edukasi pemenuhan kebutuhan gizi sekaligus memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempraktikkan pengolahan makanan tambahan bagi anak.

Sementara itu, para balita mengikuti Lomba Balita Sehat dan Aktif dengan penilaian berdasarkan usia, berat badan, dan tinggi badan. Kegiatan lainnya meliputi Lomba Merangkak dan Baby Soccer yang menjadi bagian dari stimulasi tumbuh kembang dan aktivitas motorik anak.

Khusus untuk edukasi kesehatan digelar talk show dengan menghadirkan pembicara ahli dr. Achmad Zani Agusfar, Sp.OG., Subsp. Obginsos. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya perhatian orang tua terhadap tumbuh kembang anak, pemenuhan kebutuhan gizi, pola asuh, serta pemantauan kesehatan sejak dini.

Dokter Achmad menegaskan pentingnya peran orang tua dalam memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan anak sejak dini. Orang tua perlu mengetahui apakah pertumbuhan dan perkembangan anak sudah sesuai dengan usianya.

Selain pemenuhan kebutuhan gizi, pola asuh yang tepat juga berperan dalam mendukung tumbuh kembang anak. “Dengan pemantauan sejak dini, apabila terdapat gangguan tumbuh kembang, dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti, ujar dokter Achmad.

Ines Hayayunia , warga RW 05 Kelurahan Lagoa, mengapresiasi Gebyar Posyandu yang digelar Bogasari karena sangat membantu orangtua memantau tumbuh kembang anak sekaligus menambah pemahaman mengenai kesehatan dan gizi.

“Kami sebagai orangtua jadi paham masalah tumbuh kembang anak, terutama untuk mencegah stunting sejak dini. Di wilayah Lagoa masih banyak balita, jadi orangtua perlu memahami bagaimana memberikan gizi dan pola asuh yang tepat, ungkap Ines.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *