Menjelang 81 Tahun Merdeka, MKDN Mengizinkan Tuhan ‘Menyunat’ Indonesia Bebas Korupsi

Ka ke ki ; Pdt.Dr.Antonius Nathan, Pdt.Dr. Tony Mulia, Pdt.Aristarkus Tarigan, Pdt.Hesti Sarumaha, dan Heri Purnomo

Foto dan berita : erdeha

BATARA.INFO, Jakarta Utara – Salah satu tokoh di Alkitab perjanjian lama, yaitu Musa yang diperintahkan Tuhan untuk membebaskan jutaan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir ke tanah perjanjian (Israel).

Ternyata untuk sampai ke tanah perjanjian tersebut, Musa bersama bangsa Israel berada di Mesir selama 40 tahu, Midian 40 tahun, dan hanya 1 tahun melayani Tuhan di Israel, sehingga bila ditotalkan jumlahnya 81, jelas pelaku sejarah kegerakan Indonesia berdoa dan menyembah sejak tahun 2000 sampai sekarang, Pdt.Dr.Tony Mulya bersama fasilitator umum atau ketua umum Jaringan Doa Nasional (JDN), Pdt.Aristarkus Tarigan, mobilisator merangkap
ketua panitia Momentum Kesatuan Doa Nasiobal ( MKDN) Pdt. Hesti Sarumaha, Sekum panitia Heri Purnomo yang dipandu koordinator Infokom Forum Umat Kristiani ndonesia disingkat FUKRI, Pdt.Dr.Antorius Nathan dalam konferensi pers bertajuk Indonesia Menyembah ke 5 (MKDN) di kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara, Selasa (21/6/2026) siang.

Masih kata Pdt.Tony yang berusia 71 tahun dan diberi ‘gelar’pendeta angka-angka, bahwa di tanggal 17 bulan 08 tahun 2026 bila dijumlahkan dari tanggal, bulan dan tahun diambil dari 2 (dua) angka terakhir menjadi 8 (delapan), bahkan Presiden Indonesia saat ini yang ke-8, tuturnya.
Bahkan, bila dihubungkan tokoh Alkiitab di perjanjian lama dan baru itu ada angka delapannya.

Sèbut saja bahtera Nuh yang diselamatkan 8 orang, Yesus bangkit dan kemudian terangkat ke sorga di hari ke-8.

Bahkan Indonesia pernah dijajah oleh bangsa Belanda, Portugis, Jepang, Inggris, Perancis, Spanyol, serta bangsa Eropa lainnya, yang ke- 8 justru kita dijajah oleh bangsa sendiri dilakukan melalui korupsi serta lainnya yang membuat Indonesia tidak baik-baik saja.

Makanya kita mengizinkan Tuhan melakukan ‘penyunatan’ terhadap hal itu (korupsi) kata Pdt.Tony yang pernah mendatangkan hamba Tuhan dari Amerika seperti Pdt. Billy Graham, Pdt.Benny Hin, angka 8 disebut juga new begining atau awal yang baru terjadinya momentum.

Hal khusus lainnya berupa kabar baiknya, tutur Pdt.Tony sejak melakukan gelar Indonesia menyembah dan berdoa di tahun 1998 bersama hamba Tuhan lainnya, kerusuhan boleh berhenti. Selanjutnya 7 tahun kemudian helat lagi di tanggal 5, bulan 5, tahun 2015 Pdt.Niko, Pdt. Rahmat Manulang dan hamba Tuhan lainnya setuju melaksanakan acara tersebut. Hasilnya Indonesia tidak berisik lagi.

Pengalaman lainnya yang terjadi, ketika menggelar Indonesia menyembah dan berdoa dibeberapa belasan tahun ke belakang, ada yang menyebut dari hamba Tuhan luar negeri, bahwa Indonesia akan bubar, ternyata tidak terjadi, malah terjadinya beberapa negara di Uni Soviet memisahkan dan membentuk negaranya sendiri.
Sementara Pdt.Aristarkus Tarigan memaparkan bahwa MKDN melibatkan aras gereja nasional ; PGI, KWI, PGLII, PGPI, PGBI, GOI, Bala Keselamatan, GMAHK, bersama JDN, FGBMFI, serta berbagai lembaga pelayanan Kristen lainnya, dan acaranya digelar pada (17/8/2026), Balai Sarbini dengan daya tampung 1.200 orang dan wajib isi form link MKDN, serta ada undangan tamu VIP.

Menyambung perhelatan akbar tersebut, Pdt.
Hesti menyampaikan, bahwa acara MKDN nanti bakal ada tarian daerah lagu rohani kidung jemaat dan lagu rohani lainnya, serta penampilan artis rohani, Sydney Mohede membawakan lagu ciptaanya mengenai Indonesia.

Yang jelas dan pasti, ucap Pdt.Tony jangan dimunculkan dan ditonjolkan JDNnya. Sedangkan Pdt.Aristarkus menyoroti bahwa MKDN tidak meminta kepada Tuhan, karena Tuhan sudah mengetahuinya, tapi hanya menyembah dan berdoa titik.

Sementara Pdt.Hesti menekankan acara MKDN ini gratis,tapi harus daftar di link form, serta tidak ada aras gereja yang diistimewakan, semua sama punya peran mewartakan penyembahan dan berdoa, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *